Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Education

TRANSAKSI POLITIK yang BAIK

Apakah transaksi politik selalu berkonotasi negatif? Seharusnya tidak, tapi semua jadi berubah ketika ada salah satu pihak yang tak jua mendapat relawan, dan akhirnya menghalalkan segala cara lewat orang bayaran.. Selembar pakaian yang diselipin lembaran lima puluh ribu.. Atau sebungkus kotak makan siang yang dihiasi uang seratus ribu.. Menurut saya ini tidak lebih dari cara rendahan. Menghargai aspirasi dan kepercayaan rakyat hanya lewat lembaran rupiah. Seakan rakyat tiada harganya dan hanya pantas dinominalkan dengan uang. Padahal, dalam politik, TRANSAKSI, adalah sebuah keniscayaan. Dukungan Artis untuk Jokowi-JK Bagaimana kita menyebut para artis yang mendukung dengan penuh semangat? Bagaimana kita menyebut para seniman yang tiada lelah membuat berbagai karya meski tanpa pesanan? Masyarakat menyumbang untuk Jokowi-JK Bagaimana kita menyebut ribuan orang yang menyumbang hasil jerih payah mereka dengan penuh keceriaan? Bukankah itu semua transaks...

Yuk, Kita ke Perpustakaan Nasional

“Today a Reader, Tomorrow a Leader.” Margaret Fuller Menginjakkan kaki di lobby Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, sebuah monumen berbentuk buku raksasa yang dihiasi berbagai ukiran akan menyambut setiap pengunjung. Tidak hanya itu, terdapat pula sebuah prasasti yang diatasnya terukir tanda tangan Presiden Soeharto tatkala meresmikan gedung tersebut pada tanggal 11 Maret 1989. Sebagai sebuah perpustakaan, pengunjung tidak segera menemui ruangan yang disesaki rak buku maupun deretan buku-buku tua yang sudah kuning kecoklatan. Sebaliknya, beberapa unit komputer siap dipakai oleh setiap pengunjung yang datang. Pengunjung juga diperkenankan membawa komputer jinjingnya sendiri dan menikmati jaringan internet yang disediakan. Masuk lebih jauh, baru pengunjung akan menemui sebuah ruangan yang menyediakan berbagai jenis suratkabar, majalah, tabloid, dan media cetak lainnya yang dapat dipinjam untuk dibaca di tempat. Dan untuk semuanya itu,...

Bermain VS Calistung

" .....m embaca, menulis, berhitung bisa dimulai di tingkat TK, namun dengan cara bermain yang menarik sehingga anak tidak merasa terpaksa.... " Ruang berukuran 3x4 meter persegi itu tampak meriah dengan berbagai ornamen yang menghiasi dindingnya. Ada deretan pohon dan tanaman yang beraneka ragam. Ada pula iring-iringan mobil dengan dengan beragam warna yang menarik hati. Tidak ketinggalan, karpet dari karet berbentuk puzzle berwarna-warni mengalasi lantainya. Di atas karpet tersebut, tampak belasan anak berusia emat tahun-an duduk diam menyimak seorang guru yang sedang berbicara. Di tangan kirinya, sang guru memegang sebuah buku dengan gambar berukuran besar yang menarik. Sementara tangan kanannya sesekali menunjuk gambar di buku itu seiring dengan cerita yang terucap dari mulutnya. “Neville, ayo duduk. Sit down, please! ” cerita guru itu terpotong ketika seorang anak berjalan menghampirinya. Gambar boneka kayu dengan hidung panjang yang ada di buku terlalu menar...