Skip to main content

Silent Scream

Sumber : Google

Teriakan ini mungkin tidak terdengar. 
Tapi, teriakan ini ada. 


Hi Mommy...!    

Aku memang hanya 3/4 inci saja panjangnya, 
Tp aku sudah punya seluruh organ tubuh. 
Aku suka suaramu. 
Setiap kali aku mendengarnya, aku pasti menggoyangkan tangan dan kakiku.
Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku. 

Month Two. 

Mommy, 
Hari ini aku belajar menghisap jariku 
Bila kamu bisa melihatku 
Ibu pasti tau kalau aku adalah bayimu.
Aku memang belum cukup besar tuk hidup di luar.
Betapa nyaman dan hangat di dalam sini, ibu. 

Month Three. 

Tahukah kamu ibu??? 
Aku anak perempuan atau laki-laki?
Aku harap ibu bahagia karenanya. 
Aku selalu berharap ibu selalu bahagia. 
Karena bila kamu sedih, 
Akupun ikut sedih. 
Dan aku pun ikut menangis walaupun ibu tidak bisa mendengarnya. 

Month Four. 

Mommy, 
Rambutku mulai tumbuh. 
Memang masih pendek dan halus tapi akan tumbuh banyak sekali. 
Aku telah berlatih lama sekali. 
Sehingga aku bisa menengok, melipat dan merenggangkan kaki dan tangan-tanganku. 
Aku menjadi ahli dalam hal-hal itu.

Month Five. 

Kamu pergi ke dokter hari ini. 
Tapi Mom, dia bohong kepadamu!!
Dia bilang kalau aku tak ada. 
TAPI AKU ADA!!!!! MOM, DENGARLAH AKU, AKU BAYIMU. 
Mommy, apa itu ABORSI??? 

Month Six. 

Aku bisa mendengar dokter itu lagi. 
Aku tidak suka dia. 
Dia sangat tidak berperasaan. 
Sesuatu datang mengancam rumahku. 
Dokter-dokter itu bilang itu jarum. 
Mommy apa itu??? TOLONG, AKU TERBAKAR! 
TOLONG HENTIKAN DIA! 
AKU TIDAK BISA MELAWANNYA! 
MOMMY! TOLONG!!! 

Month Seven. 

Mommy, 
Aku baik-baik saja. 
Aku sudah bersama TUHAN. DIA MEMEGANG TANGANKU. 
Dan Dia telah memberitahuku apa itu aborsi. 
Mengapa kamu tidak menginginkanku, Mommy?????

MENGAPA???
*** 


Angka kejadian aborsi di Indonesia berkisar 2-2,6 juta kasus pertahun, 

atau 43 aborsi untuk setiap 100 kehamilan. 

***

Setiap ABORSI yang dilakukan artinya........

Satu jantung LAGI yang berhenti berdetak. 
Dua mata yang tidak dapat LAGI melihat dunia. 
Dua tangan LAGI yang tidak akan pernah memegang. 
Dua kaki LAGI yang tidak akan pernah bisa berlari dan berjalan. 
Satu mulut LAGI yang tidak akan pernah bisa berbicara. 


STOP ABORSI !!!

Comments

Popular posts from this blog

Benua Biru - Bag 2

Jumat 25 Juli 2014 Selamat Pagi! Fajar hari itu dilalui dari dalam perut burung besi berkode 777-200 rute Dubai-Milan. Berbagai brosur untuk mempermudah perjalanan Anda di Milan Seperti jadwal yg tertera, pesawat pun mendarat di Malpensa Aeroport, Milan, Italia, pk. 8.45 waktu setempat. 3 jam perkiraan waktu dihabiskan di penerbangan kedua ini. Tapi lumayan memberikan semangat karena disinilah perjalanan DIMULAI! Bandara Malpensa di Milan dapat dikatakan tidak terlalu besar, tapi tetap tertata rapi dan menyenangkan. Berbagai penanda dibuat untuk memudahkan pelancong. S bantal boneka yg menemani perjalanan di Benua Biru Singkat kata, akhirnya setelah memastikan semua barang bawaan sudah tersedia, kami menuju ke Bus yg menanti. Di Eropa, yg terdiri dari satu daratan luas dengan banyak sekali negara, memungkinkan bus dari negara lain untuk bisa melayani lintas batas. Seperti bus yg kami tumpangi. Stiker di badan bus bertuliskan Molteam, dan bus itu ternyata b...

Bersama Singkong, Sidik Mengejar Kesuksesan

Beberapa saat lalu, saya sudah menuliskan perjuangan dari seorang pengusaha kerupuk singkong dari Bekasi. Berikut beberapa foto yang diambil penulis. Sidik tengah duduk di ruang tamu rumahnya. Tampak di latar foto dirinya bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika menerima penghargaan dari salah satu stasiun tv swasta. Sidik di atas sepeda motor yang digunakan untuk menjual keripik buatannya ke Jakarta. Sidik dan sepeda motor yang merupakan hadiah atas penghargaan yang diterimanya dari salah satu stasiun tv swasta. Sepeda motor ini khusus dimodifikasi untuk mengakomodir kekurangan yang dimiliki Sidik. Sidik tengah memperhatikan potongan singkong yang sedang  dijemur. Terkadang ia harus menghalau kambing-kambing yang tertarik dengan singkongnya. Sidik dan singkong yang sudah kering dijemur . Salah satu peralatan yang digunakan untuk membuat kerupuk singkong. Dengan alat ini, singkong yang masih mengandung air diperas hingga kering. Da...

Menyepi di Pulau Sangiang

Kapal kayu yang digunakan untuk menyeberang Semburat mentari mengintip di balik perbukitan ketika anak buah kapal mulai bersiap. Pagi itu, 7 Juli 2016, beberapa kapal kayu bermotor tertambat di Pelabuhan Paku, Anyer, Banten.Salah satu kapal kayu itulah yang akan kami tumpangi untuk menyeberang ke Pulau Sangiang. Rombongan kami berjumlah 15 orang. Kami berangkat dari Jakarta Rabu malam agar dapat beristirahat. Tiba di Pelabuhan Paku, kami akhirnya harus memejamkan mata dan berbaring di pelataran kantor pelabuhan. Meski tidak terlalu nyaman, istirahat yang singkat sangat membantu mengisi energi sebelum menyeberang. Sekitar pukul 7 pagi itu. Kapal kami mulai bertolak. Perlahan lahan, kapal kecil yang kami tumpangi mulai membelah perairan Selat Sunda. Perjalanan pagi itu cukup menyenangkan. Ombak tidak terlalu besar sehingga tidak menyulitkan 6 orang anak buah kapal yang menahkodai kapal kami. Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam hingga 1,5 jam sebelum akhirnya kapal mulai mende...